Pages

Nov 14, 2011

Awas, "Kitchen Set" Bisa Bikin Anda Menyesal!

Lebih buruk lagi, rancangan perangkat dapur ini bikin kita menyesal. Untuk itu, ada beberapa hal patut diperhatikan. Karena perencanaan kurang matang, fungsi kitchen set tidak akan maksimal. Berikut ini, tujuh kesalahan utama dalam merancang kitchen set:

1. Emosional

Pemilik mudah tergiur oleh tampilan indah dan wah. Padahal, yang demikian ini belum tentu cocok untuk kondisi dapur di rumahnya.

2. Potensi lokasi dan ventilasi

Potensi lokasi menjadi penting demi memperoleh kitchen set yang berfungsi maksimal. Lokasi ventilasi dan bukaan patut dipertimbangkan untuk menentukan desain sesuai alur kerja di dapur.

3. Tidak merancang secara menyeluruh

Langkah ini sangat berbahaya. Tambal sulam berpotensi membuat kitchen set "belang-belang". Ini bisa terjadi karena ketersediaan material kitchen set berbeda-beda. Syukur-syukur jika material yang dibeli sekarang masih tersedia ketika akan meneruskan pembuatan kitchen set nantinya.

4. Salah pilih kitchen appliances

Langkah ini penting terlebih bagi pemilik yang ingin merancang kitchen appliances secara built-in atau tertanam. Salah memilih dapat berujung kerusakan pada kitchen appliances atau kekacauan pada desain kitchen set.

5. Lebih menekan biaya daripada fungsi

Kondisi ini kerap terjadi jika uang di kantong pas-pasan. Demi memiliki kitchen set yang mewah, bisa jadi pemilik rumah lebih memilih menekan harga pembuatan. Di sisi lain, dengan menekan harga, kualitas material pun menjadi lebih rendah. Akibatnya, kualitas kitchen set pun ikut terpengaruh.

6. Salah pilih produsen

Kesalahan ini banyak terjadi, dan baru disadari setelah proses pembuatan berjalan atau berakhir. Untuk itu, hindari kesalahan memilih produsen ini dengan lebih cermat dan menyeleksi calon produsen kitchen set. Referensi teman atau kerabat dapat Anda jadikan acuan.

7. Tidak menggunakan kitchen set sebagaimana mestinya

Menempatkan kitchen set sebagai barang koleksi atau kesayangan. Akibatnya, upaya membuat kitchen set bakal sia-sia.

No comments:

Post a Comment