Pages

Nov 22, 2011

Cara Menghentikan Tangis Bayi

Bingung karena bayi menangis terus? Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan tangisan bayi.

  • Gendong
    Gendong bayi dalam posisi tegak lurus dengan perut menempel di dada Ibu. Tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut.Bawa ia berjalan-jalan mengelilingi ruangan atau ke ruangan lain. Bisa juga dengan cara meletakkannya di kereta bayi dan dorong perlahan-lahan dengan hati-hati. Jika kondisi Ibu tidak memungkinkan untuk menggendongnya sambil berjalan, letakkan si Kecil di lengan, sementara Ibu duduk di kursi goyang, sehingga goyangan yang lembut akan menenangkannya.

  • Usap dan sapa
    Beberapa bayi dapat ditenangkan hanya oleh sentuhan tanpa harus menggendongnya. Si Kecil bisa tenang hanya dengan menepuk pantatnya atau mengusap punggungnya, sambil Ibu bersenandung lembut.

  • Beri sesuatu untuk dihisap
    Pada umumnya, setiap bayi menjadi tenang dengan mengisap. Berilah bayi Ibu, mainan khusus untuk digigit atau bimbing bayi menemukan jari-jemarinya untuk dimasukkan ke mulutnya atau dengan cara menggunakan jari kelingking Ibu yang sudah dibersihkan untuk diisap.

  • Alihkan perhatiannya
    Ibu dapat mengalihkan perhatiannya dengan memperlihatkan sesuatu yang menarik sehingga bayi lupa pada tangisannya. Gambar warna-warni atau mainan aneka bentuk dan warna akan membuat bayi terpesona. Cermin juga bisa digunakan. Bayi akan senang melihat wajahnya sendiri.

  • Tunggu amarahnya reda
    Ibu tidak selalu dapat menenangkan bayi yang frustrasi. Bahkan jika dia tak senang duduk di kursinya, masalah tidak akan terselesaikan hanya dengan memindahkan dan mengangkatnya.

    Ketika tak ada hasilnya, cobalah untuk rileks. Jangan terpaku untuk menghentikan tangisnya jika Ibu tak menemukan hal serius atau sesuatu yang salah. Tunggu saja sampai kemarahannya reda. Setelah amarahnya reda, beri kata-kata yang menyejukkan dan buat si Kecil asyik dengan mainan penuh warna. Rangkulan dan gendongan juga bisa menenteramkannya. Kasih sayang Ibu, bukan hanya mengerem kemarahannya, tapi juga membantu si Kecil mengembangkan rasa aman dan perasaan baik.

  • Yakin
    Tangisan bayi menuntut perhatian ibu sebagai orangtuanya. Cobalah bangkitkan rasa percaya diri sendiri. Kadang-kadang ibu cemas dan gugup pada saat bayi tidak kunjung berhenti menangis. Ingatlah bahwa ketegangan ibu akan menular kepada bayinya. Bayi dapat merasakannya dari otot-otot lengan ibu yang mengeras saat menggendongnya ataupun dari raut wajah ibu yang menunjukkan kecemasan.

  • Terima pertolongan ketika ditawarkan
    Sebuah pelepasan tanggung jawab akan mengurangi rasa cemas. Ibu akan merasa lebih enak setelah satu atau dua jam kemudian.

  • Ternyata bayi sakit
    Jika ibu curiga tangisannya disebabkan oleh penyakit tertentu, segeralah periksakan anak ke dokter.

Nov 15, 2011

Menabung untuk Beli Barang Mahal

KOMPAS.com - Siapa pun pasti ingin memiliki rumah atau mobil. Namun, harganya mungkin tak terjangkau. Mau tidak mau keinginan pun harus dipendam. Padahal, tandas perencana keuangan Safir Senduk, siapa pun bisa memiliki mobil, rumah idaman, dan benda-benda mahal lainnya. Asalkan mereka tahu cara memperolehnya, yakni dengan merencanakannya sungguh-sungguh. Berikut kiat-kiat yang diberikan konsultan masalah keuangan dari Biro Perencana Keuangan Safir Senduk & Rekan ini.
Tentukan prioritas dan harga
Safir mengingatkan agar tiap orang sadar pada kemampuannya sendiri. Selain perlu perencanaan matang, tak semua keinginan atau kebutuhan bisa dipenuhi segera. Untuk barang berharga mahal, Safir menyarankan agar kebutuhan tersebut dikelompokkan berdasarkan prioritas dan harga.
-      Prioritas
Menentukan prioritas berdasarkan apa yang sangat dibutuhkan saat itu sangatlah penting. Seorang kurir, contohnya, kebutuhan prioritasnya kemungkinan besar adalah kendaraan roda dua. Berbeda dengan pekerja kantoran, mungkin kebutuhannya akan kendaraan menempati urutan kesekian karena yang terpenting adalah tempat tinggal. Bukan tidak mungkin setelah kebutuhan akan rumah dan kendaraan terpenuhi, prioritas itu bergeser ke barang-barang elektronik. Apa pun wujudnya, setiap keluarga haruslah memprioritaskan sesuatu berdasarkan kebutuhan yang lebih penting.
-       Harga
Tak jarang kita dibuat bingung mana yang harus dibeli lebih dulu, kendaraan atau rumah. Bila keduanya memang sama penting, kita bisa mengelompokkannya berdasarkan harga, mulai yang termahal, sedang, dan murah. Misalnya, yang terbilang mahal rumah dan kendaraan, yang terbilang sedang, barang-barang elektronik. Sedangkan yang murah, peralatan rumah tangga ataupun pakaian, dan kebutuhan sederhana lain.
Penentuan berdasarkan harga ini sangat diperlukan karena biasanya perlakuannya pun akan berbeda. Barang yang berharga murah atau sedang-sedang saja umumnya tidak memerlukan perencanaan matang. Bahkan bisa langsung dibeli begitu dibutuhkan. Sedangkan kebutuhan berharga ratusan juta rupiah pastilah butuh perencanaan matang, disiplin menabung dan waktu lama.
Menurut Safir, orang Indonesia memiliki kebiasaan membeli barang yang harganya disanggupi lebih dulu, baru kemudian yang sedang dan mahal. "Sebenarnya, sih, sah-sah saja. Akan tetapi kalau sudah fokus ke barang-barang yang harganya mahal, kebiasaan membeli barang lain yang kurang dibutuhkan maupun harganya lebih murah haruslah dihilangkan dulu."
-       Perencanaan matang
Saat merencanakan pembelian barang-barang mahal, menurut Safir ada beberapa cara yang bisa dilakukan.
1.   Menabung rutin per bulan. Misalnya gaji tetap Rp 3 juta per bulan, sisihkan sekitar 10-20 persen, yakni Rp 300.000 - Rp 600.000. Keuntungannya, dana yang terkumpul bisa dihitung, setahun Rp 3.600.000 - Rp 7.200.000. Masalahnya, jarang ada orang memiliki komitmen tinggi untuk menabung rutin dengan jumlah yang sama, apalagi melebihi.
2.    Menabung tidak rutin per bulan, tapi hanya kalau dapat bonus saja. Keuntungannya, jumlah yang didapat bisa langsung besar, tapi dana yang terkumpul membutuhkan waktu relatif lama.
3.   Menabung rutin per bulan ditambah bonus, hingga target yang akan dicapai bisa lebih cepat terealisasi. Dalam setahun dengan tabungan rutin sebesar Rp 3.600.000 - Rp 7.200.000 ditambah 3x bonus masing-masing Rp 2.000.000, contohnya, dipastikan bisa terkumpul Rp 9.600.000 - Rp 13.200.000. Safir sangat menyarankan pemakaian cara ini, terlebih bila dana dibutuhkan cepat.
-       Menuntut komitmen tinggi
Masalahnya, seberapa besar pun gaji seseorang, bila tidak pintar-pintar mengatur, bukan mustahil setiap bulan ia pasti akan selalu kehabisan, hingga tak ada dana tersisa untuk menabung. Untuk itu, Safir menyodorkan dua syarat:
-       Motivasi dan komitmen
Ada orang yang karena sangat ingin memiliki motor rela mengurangi pengeluarannya per bulan. Dia berhitung cermat berapa uang yang harus dikumpulkannya per hari agar motor tersebut bisa didapatnya dalam jangka waktu setahun. Dari contoh kasus ini, keberhasilan seseorang mendapatkan benda yang diidamkannya sangat ditentukan oleh seberapa kuat motivasinya. Begitu juga halnya jika seseorang ingin membeli rumah, mobil, atau benda berharga lainnya.
Namun perlu diingat, kuatnya motivasi belum tentu bisa berjalan maksimal bila tidak dibarengi dengan komitmen tinggi. "Bila per hari dia memutuskan harus mengumpulkan uang Rp 10.000, maka di hari-hari berikutnya dia tetap diminta untuk berkomitmen mengumpulkan uang minimal dengan jumlah sama."
-       Pilih sistem yang tepat
Menurut Safir, bagus-tidaknya sistem menabung yang jadi pilihan juga turut mendukung keberhasilan seseorang mendapatkan benda yang diidamkannya tadi. Contohnya, tidak semua individu merasa cocok untuk menabung setiap bulan dengan datang ke bank.

Nah, mereka harus memilih sistem menabung lain, semisal dengan meminta perusahaan memotong gajinya setiap bulan untuk kemudian ditransfer langsung ke rekening depositonya. Bisa juga dengan cara menyimpan uang dalam bentuk emas, reksadana, maupun bentuk investasi lain. "Intinya," lanjut Safir, "semakin bagus dan cocok sistem tabungan yang dipilih biasanya kian besar pula tingkat keberhasilannya."

Nov 14, 2011

Awas, "Kitchen Set" Bisa Bikin Anda Menyesal!

Lebih buruk lagi, rancangan perangkat dapur ini bikin kita menyesal. Untuk itu, ada beberapa hal patut diperhatikan. Karena perencanaan kurang matang, fungsi kitchen set tidak akan maksimal. Berikut ini, tujuh kesalahan utama dalam merancang kitchen set:

1. Emosional

Pemilik mudah tergiur oleh tampilan indah dan wah. Padahal, yang demikian ini belum tentu cocok untuk kondisi dapur di rumahnya.

2. Potensi lokasi dan ventilasi

Potensi lokasi menjadi penting demi memperoleh kitchen set yang berfungsi maksimal. Lokasi ventilasi dan bukaan patut dipertimbangkan untuk menentukan desain sesuai alur kerja di dapur.

3. Tidak merancang secara menyeluruh

Langkah ini sangat berbahaya. Tambal sulam berpotensi membuat kitchen set "belang-belang". Ini bisa terjadi karena ketersediaan material kitchen set berbeda-beda. Syukur-syukur jika material yang dibeli sekarang masih tersedia ketika akan meneruskan pembuatan kitchen set nantinya.

4. Salah pilih kitchen appliances

Langkah ini penting terlebih bagi pemilik yang ingin merancang kitchen appliances secara built-in atau tertanam. Salah memilih dapat berujung kerusakan pada kitchen appliances atau kekacauan pada desain kitchen set.

5. Lebih menekan biaya daripada fungsi

Kondisi ini kerap terjadi jika uang di kantong pas-pasan. Demi memiliki kitchen set yang mewah, bisa jadi pemilik rumah lebih memilih menekan harga pembuatan. Di sisi lain, dengan menekan harga, kualitas material pun menjadi lebih rendah. Akibatnya, kualitas kitchen set pun ikut terpengaruh.

6. Salah pilih produsen

Kesalahan ini banyak terjadi, dan baru disadari setelah proses pembuatan berjalan atau berakhir. Untuk itu, hindari kesalahan memilih produsen ini dengan lebih cermat dan menyeleksi calon produsen kitchen set. Referensi teman atau kerabat dapat Anda jadikan acuan.

7. Tidak menggunakan kitchen set sebagaimana mestinya

Menempatkan kitchen set sebagai barang koleksi atau kesayangan. Akibatnya, upaya membuat kitchen set bakal sia-sia.

5 Cara Instan Cegah Perut Buncit

KOMPAS.com - Anda baru saja beli baju baru, sebuah gaun terusan dengan bahan yang lumayan pas di badan. Rencananya, Anda mau memakainya ke acara pernikahan seorang teman. Tapi saat mencoba baju tersebut, Anda hanya bisa menatap ngeri ke cermin, melihat area perut yang menyembul dan membuncit. Akhirnya, gaun itu tidak jadi dipakai dan hanya disimpan di lemari, daripada Anda nekat memakainya lalu dianggap sedang hamil oleh teman-teman yang menyapa!

Perut buncit memang bisa jadi bencana tersendiri dan salah satu penyebabnya adalah makanan. Karenanya, tempuh lima jalan cepat berikut ini untuk mencegah buncit datang kembali.

1. Pilih makanan kaya potasium

Potasium dapat membantu menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh, sehingga perut tidak mudah kembung. Ada begitu banyak makanan dengan kandungan potasium yang tinggi, yang bisa jadi pilihan sehari-hari. Di antaranya adalah buah melon, mangga, hingga sayur-sayuran seperti bayam, tomat, asparagus, dan kacang-kacangan.

2. Hindari soda

Minuman juga dapat membuat perut Anda semakin buncit. Jeannie Gazzaniga-Moloo, RD, jurubicara American Dietetic Association, menganjurkan Anda untuk lebih sering minum air putih dan menjauhi minuman berkarbonasi. Sebab, jenis minuman terakhir dapat membuat perut jadi kembung sehingga bentuknya jadi membuncit.

3. Batasi gula

Sebagian orang mengalami masalah dalam mencerna gula buatan, sehingga dapat menimbulkan gas dan gangguan seperti diare, begitu kata Patricia Raymond, MD, ahli gastroenterologi dari Chesapeake. Jika Anda curiga Anda adalah salah satunya, lebih baik kurangi asupan gula dan carilah dalam bentuk yang lebih alami.

4. Antisipasi PMS

Jika Anda cenderung merasa lebih "bengkak" sebelum atau semasa sedang haid, pastikan Anda mendapatkan asupan kalsium dan magnesium yang cukup setiap harinya. Keduanya dapat membantu meredakan gejala PMS (pre-menstrual syndrome), yang salah satunya adalah perut kembung dan buncit.

5. Konsumsi probiotik

Bakteri "baik" ini dapat dikonsumsi secara teratur dan bisa menjauhkan Anda dari perut kembung dan buncit, kata Gazzaniga-Moloo. Bahkan, konsumsi bakteri "baik" juga dapat membantu wanita dengan gangguan irritable bowel syndrome, yang gejalanya meliputi nyeri perut, kembung, sembelit, serta diare.

Nov 7, 2011

Membangunkan Bayi Tidur Dan Menenangkan Bayi Rewel

Membangunkan bayi yang mengantuk:

  • Membuka selimut dan baju tebalnya dan biarkan kaki dan lengannya bebas bergerak.
  • Menyusui bayinya dalam posisi bayi tegak.
  • Memijat bayinya dengan lembut sambil mengajaknya berbicara.
  • Menunggu setengah jam lalu mencoba memberikan ASI lagi.
  • Menghindari hal yang dapat menyakiti bayi seperti mencubit atau menepuk pipi atau kakinya.


Menenangkan bayi yang menangis:

  • Seorang ibu dan keluarganya mungkin berpikir bila sang bayi menangis adalah akibat dari kuantitas atau kualitas ASI yang kurang baik. Tangisan seorang bayi dapat menjadi penyulit bagi ibunya disamping menurunkan kepercayaan diri sang ibu dalam merawat bayinya dan kepercayaan keluarga terhadap kemampuan ibunya.
  • Seorang bayi yang terlalu sering menangis dapat saja memang merupakan seorang bayi yang lebih rewel dari bayi lainnya, namun dapat juga akibat dari kurangnya ketrampilan menenangkan bayi atau sebenarnya bayi itu tidak rewel namun keluarganya kurang toleransi terhadap tangisan bayi dan menganggap tiap bayi yang menangis adalah bayi yang rewel. Adalah hal yang mustahil untuk menentukan batasan menangis yang normal pada bayi.
  • Jika sang bayi sering menangis, coba cari penyebabnya. identifikasi keluhan ibu dan pelajari situasi ibu, perhatikan cara ibu menyusui, periksa keadaan sang bayi dan bawalah ke Rumah Sakit bila diperlukan. Bayi dapat menangis bila merasa kelaparan, kesakitan, kesepian, kelelahan atau hal yang lainnya.

Hal yang dapat ibu lakukan:

  • Membuat sang bayi nyaman dengan mempertahankan baju dan popoknya kering, bersih, hangat, alat tidur yang kering dan jangan terlalu hangat.
  • Letakkan sang bayi di dada ibunya. Seorang bayi mungkin lapar, haus atau terkadang hanya ingin merasa aman dengan mengisap puting ibunya.
  • Letakkan sang bayi di dada ibunya dan biarkan terjadi sentuhan langsung kulit bayi dan ibunya. Kehangatan, aroma tubuh dan detak jantung sang ibu akan membantu memanjakan bayi.
  • Ajaklah bayi bicara, menyanyi dan bergoyang saat ibu sedang memeluknya.
  • Luruskan dan pijat dengan lembut tangan, kaki dan punggung bayi.
  • Berikan ASI dari payudara dengan bergantian kiri dan kanan saat menyusui. Bila payudara yang tidak dipergunakan menjadi penuh, keluarkan sedikit isinya.
  • Kurangi kebiasaan minum kopi pada ibunya dan hindari minuman yang mengandung caffeine.
  • Untuk seorang ibu yang perokok, jangan merokok saat berdekatan dengan bayinya, merokoklah setelah menyusui jangan sebelum atau selama menyusui.
  • Biarkan seseorang untuk mengambil dan merawat sebentar sang bayi.
  • Libatkan seluruh anggota keluarga dalam diskusi bersama sehingga sang ibu tidak merasa tertekan atau mendapat paksaan untuk memberi makanan tambahan yang tidak perlu.
  • Peganglah bayi dengan cara melingkarkan tangan di badannya, menahan kepala, badan dan kakinya sehingga bayi merasa aman.